Review Film Hujan Bulan Juni

Bagi Anda penggemar film bergenre drama, inilah rekomendasi film drama pilihan yang tayang di bulan November yaitu Hujan Bulan Juni.

Penggemar film bergenre drama di tanah air bisa bersiap-siap untuk menonton film movie online yang merupakan adaptasi novel karya Sapardi Djoko Damono yang berjudul Hujan Bulan Juni. Sebelumnya novel tersebut telah diadaptasi menjadi komik dan lagu hingga saat ini karya sastrawan besar tersebut diangkat ke layar lebar dengan sutradara Reni Nurcahyo Hestu Saputra serta rumah produksi Sinema Imaji dan Starvision. Bila berniat untuk menonton film yang tayang di tanggal 2 November ini berikut  adalah synopsis dan reviewnya untuk Anda.

Synopsis film Hujan Bulan Juni

Pengambilan gambar untuk film ini dilakukan di Manado, Solo, dan Jepang yang mengisahkan tentang Pingkan (Velove Vexia) dosen muda dari Universitas Indonesia yang melanjutkan studinya ke Jepang selama 2 tahun. Sebelum berangkat ke Jepang ia bersama kekasihnya, Sarwono (Adipati Dolken), seorang pemuda Jawa yang juga berasal dari kalangan akademik berkeliling Manado. Sarwono menjalankan tugas akademik untuk menjalin kerjasama dengan Universitas Sam Ratulangi, sementara Pingkan menengok keluarga besarnya yang berasal dari Almarhum Ayahandanya. Perjalanan ke kampung halaman yang seharusnya membahagiakan tersebut karena ditemani oleh orang tercinta, ternyata justru menimbulkan gejolak karena keluarga besar ayahnya memojokkannya karena tak setuju Pingkan menjalin kasih dengan Sarwono yang bukan orang Manado.

Drama romantis ini memang layak ditonton tak hanya bagi penggemar film bergenre drama tetapi juga untuk mereka para penikmat sastra karena Anda akan menemui banyak puisi karya Sapardi Djoko Damono pada film ini dibawakan oleh Velove dan Adipati, termasuk yang paling legendaries seperti Aku Ingin dan Hujan Bulan Juni. Sebagaimana saat Sarwono melantunkan puisi, “Aku musafir yang sedang mencari air, kamu sungai yang melata di bawah padang pasir.” Tak hanya itu, yang menjadi daya tarik dari film ini tentu adalah para actor dan aktris kawakan yang mampu membawakan karakter-karakter dalam film ini dengan kuat seperti Adipati Dolken, Velove Vexia, dan Baim Wong. Di sini Anda bahkan dapat menyaksikan Baim Wong tampil berbeda dari karakter yang biasa ia mainkan di sinetron atau FTV. Baim yang berperan sebagai sepupu pingkan digambarkan memiliki karakter menyebalkan tetapi konyol sehingga cukup mengundang tawa sebagai selingan dari cerita drama yang mengharukan ini.

Review film Hujan Bulan Juni

Di samping jalan ceritanya yang berlatar belakang kisah cinta berbeda budaya, rupanya film ini masih mempunyai kekurangan di sana-sini sehingga kadang terlihat janggal. Misalnya, saat Sarwono dan Pingkan melakukan komunikasi via video call dengan laptop Macbook, yang terlihat  di layar justru tampilan Windows. Tetapi tentu Anda tetap dapat menikmati gambar-gambar yang indah dari berbagai lokasi syuting terutama di Manado, Sulawesi Utara. Penonton pasti akan terkagum menyaksikan berbagai kawasan wisata yang cantik mulai dari Bukit Kelong Tomohon, Bukit Kasih Kanonang, Patung Yesus Kristus di Citra Land, serta Pantai Likupang. Jadi secara umum film Hujan Bulan Juni ini pasti dapat menjadi alternatif pilihan bagi Anda para pecinta film Indonesia.

Selain para actor dan aktris pemeran utama, film ini juga dimeriahkan oleh deretan bintang-bintang film poker99 kawakan seperti Surya Saputra, Ira Wibowo, penyanyi keroncong kenamaan Sundari Soekotjo, Jajang. C Noer, serta seorang actor Jepang Koutaro Kakimoto. Sang Maestro sendiri tak disangka ternyata juga turut berperan dalam film yang terinspirasi karyanya ini. Nah, semoga ulasan ini bisa menjadi referensi terbaik bagi Anda.

Share This: